Seru to the max, bahkan harus ditentukan di pertandingan terakhir dan overtime untuk menentukan peringkat ke 2 West. Luar biasa!!!!
1. Spurs vs Grizzlies
Jujur, sebenarnya saya tidak menyangka Spurs akan tampi sebagai yang terbaik di West. Walaupun materinya hampir sama dengan tahun lalu, tapi mereke menjelma menjadi kekuatan yang luar biasa. Tim Duncan, Manu Ginobili, Tony Parker, Richard Jefferson memang punya nama besar tetapi cenderung meredup dibandingkan dengan pemain-pemain muda yang ada. Tapi menurut saya racikan Coach Popovic yang luar biasa, mereka sempat menjadi yang terbaik di NBA (sebelum akhirnya disalip Bulls di pertandingan terakhir). Dan kalau melihat statistiknya Spurs, Duncan bukanlah andalan seperti dulu, sekarang Jefferson yang mengambil alih. Oh iya, kalau mengira Spurs hanya mereka berempat sangatlah salah, sekarang mereka punya George Hill dan Gary Neal yang juga bisa jadi double digit scorer. Jangan lupakan juga Matt Booner, Big Man yang punya 3point dahsyat. Ada dua Big Man yang perlu diwaspadai juga yaitu DeJuan Blair dan Antonio McDyess.
Grizzlies juga merupakan kejutan, mereka menyingkirkan team sekelas Suns dan Rockets yang notabene adalah team langganan Playoffs. Tapi ada satu yang menarik di balik lolosnya Grizzlies ini, mereka tidak diperkuat oleh Rudy Gay sejak Februari. Padahal Gay adalah 2nd scorer di bawah Zach Randolph. Tidak banyak yang bisa dibahas dari Grizzlies, mereka masih mengandalkan Randolph serta Marc Gasol (sebenarnya saya mengaharapkan Grizzlies bertemu Lakers, supaya Gasol brothers bertemu), serta Rudy Gay jika dia bisa sembuh tepat waktu.
I’ll vote 4-0 atau 4-1 untuk Spurs, kualitas pemain serta kedalaman team masih menang Spurs jauh. Masih susah untuk Grizzlies menahan Spurs.
2. Lakers vs Hornets
Setelah 5 kali kalah beruntun, tampaknya Lakers mulai kehilangan jati diri dan bisa jadi hanya menduduki peringkat ke 4 West. Tapi ternyata mereka bounce back di 2 pertandingan terakhir (walaupun Spurs menurunkan pemain lapis keduanya dan menang lewat OT vs Kings) dengan meraih kemenangan dan berhasil menduduki peringkat 2 West. Sungguh saya sangat tidak terkesan dengan Lakers musim ini, sebagai juara bertahan mereka tidak mencerminkan hal itu. Tapi di Playoffs suasananya akan berbeda, bisa jadi semua permainan jelek mereka itu akan dibayar lunas di Playoffs. Kobe, Artest, Gasol, Fisher dan Odom serta Bynum mungkin akan bermain lebih sangar. Semoga saja Bynum fit tepat waktu dan sepanjang Playoffs sehingga Lakers tidak kekurangan Big Man.
Hornets juga bukan tim kacangan sebenarnya, ada Chris Paul (CP3), David West serta Trevor Ariza. Center mereka Emeka Okafor juga adalah salah satu pemain bagus di NCAA dulu. Tapi sepeninggal Coach Byron Scott, menurut saya, mereka agak menurun serta juga kedalaman team yang kurang mendukung. Dalam rosters mereka saya tidak melihat adanya bench berkualitas yang bisa memback up para startersnya.
Sepertinya Lakers akan mudah menang dengan 4-2, menurut saya ini fair. Kobe tidak punya match up di game ini, CP3 terlalu kecil walaupun lincah, Belinelli belum teruji kecuali jika sampai Ariza yang harus turun tangan untuk match up dengan Kobe. Selain itu, inside game Lakers juga menang, Gasol masih terlalu bagus untuk West.
3. Mavericks vs Trail Blazers
Mavs dengan deretan bintangnya memang mengerikan, walaupun rata-rata sudah dimakan umur tapi mereka tetap bagus dan ingat pengalaman playoffs mereka. Nowitzki, Kidd, Marion, Terry, Chandler, Butler adalah jaminan mutu walaupun usia mereka sudah kepala 3. Juga jangan lupakan Peja Stojakovic, shooter maut yang baru mereka rekrut setelah All Star break kemarin. Kedalaman team ini juga sangat bagus, ada Haywood di bench dan juga Jose Barea sebagai back up Kidd.
Trail Blazers adalah team muda, Roy akan menjadi motor team bersama Aldridge. Miller, Camby dan Wallace (ex Bobcats) adalah pemain pengalaman yang akan mendampingi para pemain muda tersebut. Selain itu, masih ada Greg Oden, Big Man yang menurut saya adalah produk gagal karena rentan cedera, jika di fit setidaknya masih dapat diandalkan untuk meredam Chandler atau Haywood. Kedalaman team ini juga lumayan dengan adanya Rudy Fernandez dan Nicolas Batum, pemain internasional mereka. Fernandez adalah back up yang mumpuni untuk Miller dan Batum untuk Aldridge.
Apabila Trail Blazers bisa mengunci Nowitzki maka game ini akan though. Saya masih memilih Mavs masih unggul, 4-2 saya rasa fair, kemungkinan 4-1 masih ada tapi Trail Blazers harusnya bisa dapat lebih dari 1 kali.
4. Thunder vs Nuggets
Absolutely Thunder for me. Durant, Westbrook dan Ibaka saya rasa masih lebih bagus. Durant adalah pencetak angka terbanyak tahun ini (dan tahun lalu), 2 kali berturut-turut untuk pemain yang baru 4 season bermain di NBA dan juga baru 22 tahun menurut saya adalah luar biasa. Selain itu, ada Russel Westbrook, pemain yang berkembang season ini. PPG nya berkembang dari musim lalu dan juga walaupun trade mereka Februari lalu harus melepas Jeff Green tapi mereka dapat Kendrick Perkins. Kedalaman Thunder juga masih terjaga, ada Mohammed, Collison dan Robinson (walaupun jarang dimainkan). Kuncinya adalah Durant dan Westbrook harus tetap prima dan juga Ibaka serta yang linnya tidak boleh terlalu mengandalkan mereka.
Wow, Nuggets lolos adalah kejuta buat saya. Dengan megatradenya melepas 2 bintang mereka siapa yang dapat mengira mereka masih bisa bertahan di Playoffs dan bertahan di posisi 5? Ternyata megatrade itu efektif, saat ini mereka tidak punya bintang tapi mereka mengandalkan kolektivitas team. Felton yang seorang starter di Knicks, disini hanya backup Ty Lawson, yang menurut saya sudah banyak mengambil ilmu dari Billups. Selain itu, BigMan mereka masih lebih unggul dari Thunder, Nene dan Martin, yang sudah malang melintang di Playoffs akan menjadi kunci.
Game ini akan though, vote 4-3 untuk Thunder karena saya berharap setidaknya Thunder bisa sampai ke Conference Final.
Analisa ini dibuat sebelum game 1 Playoffs yang ternyata penuh kejutan. Tapi buat saya yang lebih mengejutkan lagi sebenarnya adalah tidak lolosnya Rockets dan Suns ke Playoffs. Suns melakukan trade Hedo untuk Carter yang ternyata belum berhasil membawa mereka ke Playoffs, sudah pasti mereka kehilangan sosok Amar'e Stoudamire. Sedangkan Rockets, kehilangan Ming selama hampir satu musim ternyata berat. Walaupun menurut saya, mereka punya Scola dan Martin tapi rupanya belum cukup jadi backup Ming.
