Senin, 18 April 2011

West Conference 1st Round

pembahasan yang terlambat karena udah game 1, sebenarnya udah ditulis semenjak minggu kemarin hanya saja belum sempet di upload.

Seru to the max, bahkan harus ditentukan di pertandingan terakhir dan overtime untuk menentukan peringkat ke 2 West. Luar biasa!!!!

1. Spurs vs Grizzlies

Jujur, sebenarnya saya tidak menyangka Spurs akan tampi sebagai yang terbaik di West. Walaupun materinya hampir sama dengan tahun lalu, tapi mereke menjelma menjadi kekuatan yang luar biasa. Tim Duncan, Manu Ginobili, Tony Parker, Richard Jefferson memang punya nama besar tetapi cenderung meredup dibandingkan dengan pemain-pemain muda yang ada. Tapi menurut saya racikan Coach Popovic yang luar biasa, mereka sempat menjadi yang terbaik di NBA (sebelum akhirnya disalip Bulls di pertandingan terakhir). Dan kalau melihat statistiknya Spurs, Duncan bukanlah andalan seperti dulu, sekarang Jefferson yang mengambil alih. Oh iya, kalau mengira Spurs hanya mereka berempat sangatlah salah, sekarang mereka punya George Hill dan Gary Neal yang juga bisa jadi double digit scorer. Jangan lupakan juga Matt Booner, Big Man yang punya 3point dahsyat. Ada dua Big Man yang perlu diwaspadai juga yaitu DeJuan Blair dan Antonio McDyess.

Grizzlies juga merupakan kejutan, mereka menyingkirkan team sekelas Suns dan Rockets yang notabene adalah team langganan Playoffs. Tapi ada satu yang menarik di balik lolosnya Grizzlies ini, mereka tidak diperkuat oleh Rudy Gay sejak Februari. Padahal Gay adalah 2nd scorer di bawah Zach Randolph. Tidak banyak yang bisa dibahas dari Grizzlies, mereka masih mengandalkan Randolph serta Marc Gasol (sebenarnya saya mengaharapkan Grizzlies bertemu Lakers, supaya Gasol brothers bertemu), serta Rudy Gay jika dia bisa sembuh tepat waktu.

I’ll vote 4-0 atau 4-1 untuk Spurs, kualitas pemain serta kedalaman team masih menang Spurs jauh. Masih susah untuk Grizzlies menahan Spurs.

2. Lakers vs Hornets

Setelah 5 kali kalah beruntun, tampaknya Lakers mulai kehilangan jati diri dan bisa jadi hanya menduduki peringkat ke 4 West. Tapi ternyata mereka bounce back di 2 pertandingan terakhir (walaupun Spurs menurunkan pemain lapis keduanya dan menang lewat OT vs Kings) dengan meraih kemenangan dan berhasil menduduki peringkat 2 West. Sungguh saya sangat tidak terkesan dengan Lakers musim ini, sebagai juara bertahan mereka tidak mencerminkan hal itu. Tapi di Playoffs suasananya akan berbeda, bisa jadi semua permainan jelek mereka itu akan dibayar lunas di Playoffs. Kobe, Artest, Gasol, Fisher dan Odom serta Bynum mungkin akan bermain lebih sangar. Semoga saja Bynum fit tepat waktu dan sepanjang Playoffs sehingga Lakers tidak kekurangan Big Man.

Hornets juga bukan tim kacangan sebenarnya, ada Chris Paul (CP3), David West serta Trevor Ariza. Center mereka Emeka Okafor juga adalah salah satu pemain bagus di NCAA dulu. Tapi sepeninggal Coach Byron Scott, menurut saya, mereka agak menurun serta juga kedalaman team yang kurang mendukung. Dalam rosters mereka saya tidak melihat adanya bench berkualitas yang bisa memback up para startersnya.

Sepertinya Lakers akan mudah menang dengan 4-2, menurut saya ini fair. Kobe tidak punya match up di game ini, CP3 terlalu kecil walaupun lincah, Belinelli belum teruji kecuali jika sampai Ariza yang harus turun tangan untuk match up dengan Kobe. Selain itu, inside game Lakers juga menang, Gasol masih terlalu bagus untuk West.

3. Mavericks vs Trail Blazers

Mavs dengan deretan bintangnya memang mengerikan, walaupun rata-rata sudah dimakan umur tapi mereka tetap bagus dan ingat pengalaman playoffs mereka. Nowitzki, Kidd, Marion, Terry, Chandler, Butler adalah jaminan mutu walaupun usia mereka sudah kepala 3. Juga jangan lupakan Peja Stojakovic, shooter maut yang baru mereka rekrut setelah All Star break kemarin. Kedalaman team ini juga sangat bagus, ada Haywood di bench dan juga Jose Barea sebagai back up Kidd.

Trail Blazers adalah team muda, Roy akan menjadi motor team bersama Aldridge. Miller, Camby dan Wallace (ex Bobcats) adalah pemain pengalaman yang akan mendampingi para pemain muda tersebut. Selain itu, masih ada Greg Oden, Big Man yang menurut saya adalah produk gagal karena rentan cedera, jika di fit setidaknya masih dapat diandalkan untuk meredam Chandler atau Haywood. Kedalaman team ini juga lumayan dengan adanya Rudy Fernandez dan Nicolas Batum, pemain internasional mereka. Fernandez adalah back up yang mumpuni untuk Miller dan Batum untuk Aldridge.

Apabila Trail Blazers bisa mengunci Nowitzki maka game ini akan though. Saya masih memilih Mavs masih unggul, 4-2 saya rasa fair, kemungkinan 4-1 masih ada tapi Trail Blazers harusnya bisa dapat lebih dari 1 kali.

4. Thunder vs Nuggets

Absolutely Thunder for me. Durant, Westbrook dan Ibaka saya rasa masih lebih bagus. Durant adalah pencetak angka terbanyak tahun ini (dan tahun lalu), 2 kali berturut-turut untuk pemain yang baru 4 season bermain di NBA dan juga baru 22 tahun menurut saya adalah luar biasa. Selain itu, ada Russel Westbrook, pemain yang berkembang season ini. PPG nya berkembang dari musim lalu dan juga walaupun trade mereka Februari lalu harus melepas Jeff Green tapi mereka dapat Kendrick Perkins. Kedalaman Thunder juga masih terjaga, ada Mohammed, Collison dan Robinson (walaupun jarang dimainkan). Kuncinya adalah Durant dan Westbrook harus tetap prima dan juga Ibaka serta yang linnya tidak boleh terlalu mengandalkan mereka.

Wow, Nuggets lolos adalah kejuta buat saya. Dengan megatradenya melepas 2 bintang mereka siapa yang dapat mengira mereka masih bisa bertahan di Playoffs dan bertahan di posisi 5? Ternyata megatrade itu efektif, saat ini mereka tidak punya bintang tapi mereka mengandalkan kolektivitas team. Felton yang seorang starter di Knicks, disini hanya backup Ty Lawson, yang menurut saya sudah banyak mengambil ilmu dari Billups. Selain itu, BigMan mereka masih lebih unggul dari Thunder, Nene dan Martin, yang sudah malang melintang di Playoffs akan menjadi kunci.

Game ini akan though, vote 4-3 untuk Thunder karena saya berharap setidaknya Thunder bisa sampai ke Conference Final.

Analisa ini dibuat sebelum game 1 Playoffs yang ternyata penuh kejutan. Tapi buat saya yang lebih mengejutkan lagi sebenarnya adalah tidak lolosnya Rockets dan Suns ke Playoffs. Suns melakukan trade Hedo untuk Carter yang ternyata belum berhasil membawa mereka ke Playoffs, sudah pasti mereka kehilangan sosok Amar'e Stoudamire. Sedangkan Rockets, kehilangan Ming selama hampir satu musim ternyata berat. Walaupun menurut saya, mereka punya Scola dan Martin tapi rupanya belum cukup jadi backup Ming.

Selasa, 12 April 2011

East Conference 1st Round

Ga berasa udah Playoffs NBA lagi, pembahasan dimulai deri East karena standingnts West masih bisa bergerak dengan Lakers yang 5 kali kalah beruntun. Mavs, Lakers dan Thunder masih berebut posisi 2, jadi pembahasannya nanti kalau standingsnya udah pasti.

East sebenernya lebih terprediksi daripada West, makanya dibahas terlebih dahulu...

1. Bulls vs Pacers

Siapa yang mengira Bulls akan ada di puncak? Kemenangan ke 60 kemarin makin meyakinkan mereka bahwa inilah team terbaik di timur dan kedua terbaik se –NBA.

Apalagi jika mengingat bahwa pada awal musim Carlos Boozer cedera dan menjelang All Star kemarin mereka sempat tidak diperkuat oleh Joakim Noah.

Konsentrasi kali ini lebih ke Derrick Rose, played under the radar, tertutup dengan Big 3 Miami dan mega trade Knicks. Rose menjelma menjadi pemain serba bisa dibandingkan musim lalu, transformasi yang sangat mengagumkan. Di tahun ketiganya bersama Bulls, Rose meningkat di semua statistik (untuk perbandingannya lihat disini).

Untuk round 1 ini, I’ll vote sweep or 4-1 for Bulls. With all due respect to Pacers, tapi rasanya masih susah membendung Bulls saat ini. Rose dan Boozer akan meraja lela, walaupun Pacers tidak boleh diremehkan karena ada Granger, Hansbrough dan Collison tapi jangan lupakan peran Luol Deng dan Noah. Belum lagi kedalaman team ada Ronny Brewer dan Taj Gibson.

So Bulls gonna through to Conference Semifinal.

2. Heat vs Sixers

It’s a huge for Heat, mereka berhasil naik ke peringkat kedua setelah Boston hari ini kalah oleh Wizards dan Heat menang atas Hawks. Terhindar dari Knicks adalah sebuah tiket ke Semifinal Conference. Tidak perlu perdebatan panjang mengenai match up dan kedalaman team. Silahkan disimpulkan apakah Elton Brand, Andre Iguodala dan Evan Turner bisa menahan Big 3? Kunci Heat adalah perekrutan Mike Bibby, dengan pengalaman playoffs nya.

Tapi besarnya harapan Heat untuk juara dan juga chemistry team serta kedalaman team (jika ada yang cedera) akan jadi problem tersendiri. Bahkan jika tidak di maintain dengan bener akan menjadi boomerang. Coach Spoelstra, yang juga minim pengalaman playoffs juga akan sangat pusing di BigMan karena Dampier dan Haslem saat ini masih cedera. 4-0 untuk Heat adalah keharusan, tidak boleh lengah.

3. Boston vs Knicks

Since I am not a Boston fans, I’ll vote for Knicks. Tapi harus netral khan?

Boston punya segalanya, Rondo, Pierce, Allen, KG, Shaq, Jermaine, West, Arroyo, Davis, Green. Wow, a lot number of players.

TAPI, jangan lupakan Knicks dengan mega tradenya, mereka berhasil memperbaiki peringkat, posisi 6 ini adalah sebuah pencapaian. Billups, Melo dan Amar’e mungkin masih kalah mentereng dibandingkan dengan BIG 3 nya Boston (udah ga BIG 3 sebenarnya). Actually, saya agak ragu dengan Knicks, kedalaman teamnya kurang, mereka ga punya banyak BigMan dibandingkan Boston dan back up guardsnya hanya Anthony Carter. Asalkan Coach Mike D’Anthony punya racikan pas untuk menghadang Pierce, Allen dan Rondo saya rasa Knicks punya peluang, kalau hanya mengandalkan Billups saya menurut saya agak riskan.

Pertandingan akan seru, bisa 4-2 untuk Celtics, atau 4-3 tapi jika Knicks menang akan berat dan mungkin dengan skor 4-3.

4. Magic vs Hawks

Vote for Magic 4-2 unless Hawks punya taktik manjur untuk nahan Howard dan shooter nya Magic. Howard akan jadi kunci, match up nya lawan Horford, Smith maupun Pachulia masih unggul. Backup nya masih ada Bass yang terkadang mengejutkan. Di posisi guard, Nelson, J-Rich, Arenas masih terlalu kuat untuk Joe Johnson dan Kirk Hinrich. Johnson bagus tapi hanya dia yang bertipe scorer, sedangkan Hinrich hanya sebagai penyuplai. Mereka akan sangat kehilangan Bibby. Tidak banyak yang dibahas, kedalaman team yang menentukan, Magic punya Redick dan Duhon apabila Nelson off, belum lagi masih ada Q-Rich seorang shooter. Hawks “hanya” punya Jamal Crawford yang sinarnya hanya semenjana saja. Jangan lupakan Hedo Turkoglu yang masih punya unfinished business .

Membicarakan East sebenanya tidak begitu seru di 1st Round ini, sudah dapat ditebak bahwa Bulls akan lolos dan bertemu dengan Magic. Ini yang baru seru, Boozer vs Howard, Deng vs Turkoglu, dan seperti biasa kuncinya di Rose. Nelson terlalu pendek untuk handle Rose, justru match up nya dengan Arenas akan lebih seru, permainan mereka setipe. Dua-duanya scorer (walaupun sekarang Arenas ga segarang dulu). Bulls bisa menang dengan 4-2 atau 4-3 tergantung Boozer bisa buat frustasi Howard atau tidak. Dan, apabila terjadi, inilah Conference Final pertama Bulls sejak Michael Jordan era.

Di satunya lagi, Heat vs Boston akan SANGAT menarik, James bertemu lagi dengan Celtics gangs. Setelah tahun lalu kalah oleh Celtics, inilah saatnya menuntaskan dendam pribadi. Dengan Wade dan Bosh, pastilah James mengharapkan kemenangan tahun ini. Wade juga tahun lalu kalah oleh Celtics di 1st Round. Tidak bosan saya membahas kedalaman team. Kedalaman Celtics dengan pemain berpengalamannya (dan tua) bisa merepotkan Heat. Bench Celtics rata-rata berpengalaman di playoffs dan bench Heat kualitasnya masih di bawah Celtics. Asalkan, BIG 3 Heat on fire dan pemain seperti Bibby, Miller atau yang lainnya bisa mem back up dengan minimal mencetak point saya rasa Heat akan lolos. Though game, 4-3 untuk Heat adalah yang paling ideal.

Conference Final antara Bulls vs Heat? Tunggu tulisan selanjutnya, dan juga mengenai Conference Semi yang lebih lengkap.