Senin, 17 Maret 2008

low fare airlines...you better think twice...

gua pengen mengomentari apa yang terjadi dengan adam air...bayangin man, berapa ratus penumpang yang terlantar akibat ketidakprofesioanalan mereka...

kenapa penumpang itu yang harus menjadi korban akibat dari cabutnya perusahaan yang punya sahamnya 50% di adam air?? kenapa sampe seperti itu?? kemana tanggung jawab mereka?? shouldn't they have some contigency plans to prevent this things happens...gua ga habis mikir mereka dengan seenaknya ngomong maaf dan berjanji akan mengembalikan semua uang tiket yang batal... i think not that easy man...walaupun permintaaf maaf itu disampaikan secara tulus (dan menurut gua memang sudah sepantasnya), menurut gua mereka tetep aja mempunyai kewajiban untuk memberangkatkan para penumpang itu dengan berbagai cara, karena gua rasa dengan mereka issue ticket berarti mereka sudah mempunyai perjanjian tidak tertulis bahwa mereka HARUS mengantarkan calon penumpang tersebut sampai tujuan...

bayangin aja para penumpang itu udah rugi banyak (pastinya uang dan waktu) dan sepertinya akan tidak mudah untuk mencari pesawat pengganti dengan tujuan yang sama, selain pasti tiketnya lebih mahal (karena mereka rata2 pasti akan beli di tempat dan tiket yang batal itu mungkin udah mereka pesan beberapa waktu sebelumnya biar bisa lebih murah) dan kemungkinan lainnya adalah pesawatnya udah penuh...dan bayangin aja, pastinya para penumpang yang terlantar itu tidak akan mendapat suatu kompensasi apapun dengan terlantarnya mereka, minum aja kagak dapet apalagi makanan...kebayang ga tuh man...

kalo menurut gua seharusnya para penumpang itu bisa aja lapor ke lembaga pelindung konsumen (gua ga tau apakah ada lembaga seperi ini yang bisa sangat diandalkan di indonesia?) dan mereka bisa menuntut secara massal akibat perbuatan maskapai tersebut...gua memandang dari mata awam pun, kasus ini seharusnya bisa dibawa ke pengadilan...dan gua rasa depertemen perhubungan harus bertindak tegas mengenai hal ini, apalagi hari ini gua baca di koran bahwa adam air akan berhenti beroperasi, karena makin banyak aja orang yang dirugikan dan sebaiknya maskapai ini dibubarin aja dan dilarang beroperasi...trus orang2 yang terlibat di dalamnya, baik itu perorangan dan perusahaan, sudah seharusnya tidak diperbolehkan lagi membuka maskapai baru dan tidak diperbolehkan lagi memasuki bisnis penerbangan...

apakah beginikah low fare airlines?? mereka dapat membatalkan jadwal seenaknya?? apakah mereka dapat dengan seenaknya mengorbankan keamanan dan kepuasan pelanggannya??

Tidak ada komentar: